Exit Meeting Pemaparan Hasil Audit Kinerja MAN 1 Bitung oleh Tim Audit Itjen Kemenag RI


Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bitung menghadiri pertemuan exit meeting pemaparan (ekspose) hasil Audit Kinerja Tugas dan Fungsi MAN 1 Bitung yang dilakukan oleh Tim Audit Inspektorat Jenderal (ITJEN) Kementerian Agama RI bertempat di Aula MAN 1 Bitung pada kamis (02/09/2021). 

Exit Meeting adalah tahapan akhir dari proses pelaksanaan audit, dimana kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan (Ekspose) Hasil Audit Kinerja Tugas dan Fungsi Satuan Kerja yang diaudit. Audit kinerja ini meliputi 3E atau aspek kehematan (ekonomis), Efisiensi dan Efektifitas, selain itu dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan operasional satuan kerja; memberikan peringatan dini atas kinerja dan pencapaian sasaran dan/atau tujuan yang telah direncanakan satuan kerja. 

Dalam pertemuan tersebut tim audit memaparkan (ekspose) hasil audit kinerja tugas dan fungsi MAN 1 Bitung yang telah berlangsung selama kurang lebih 5 hari kerja yaitu tanggal 23 s/d 27 Agustus 2021 di MAN 1 Bitung. 

Dari sekian banyak aspek yang diaudit diantaranya Perencanaan (seperti Pembagian Tugas pegawai dan guru), Pelaksanaan (terkait dengan sub fungsi manajerial, sub fungsi mengajar, Kegiatan Kesiswaan/organisasi, sub fungsi laporan keuangan, outcome (hasil prestasi yang diperoleh baik lokal, nasional dan internasional) dan lain sebagainya. 

Rata-rata penilaian hasil Audit Kinerja Tugas dan Fungsi MAN 1 Bitung oleh Itjen Kemenag RI adalah sebesar 63,273 dengan kualitas kinerja Ekonomis dalam pengelolaan Anggaran, Cukup Efisien dalam kinerja fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelaporan; serta perlu meningkatkan keefektifan pencapaian hasil (outcome). 

Kepala MAN 1 Bitung Drs. H. Sudarto Katijo, M.Pd.I menyampaikan kelegaannya dengan hasil Audit Kinerja Tugas dan Fungsi (tusi) yang dicapai dan ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat keberadaan MAN 1 Bitung baru seumur jagung, sarana dan prasana yang belum memadai serta SDM yang masih kurang, dan tentunya ini merupakan pengalaman pertama MAN 1 Bitung diaudit oleh Itjen Kemenag RI. 

"Alhamdulillah terima kasih kepada Tim Audit, ini merupakan pengalaman pertama kali di audit oleh Itjen Kemenag RI dan kami bersyukur karena disaat ada audit seperti ini kami sudah menempati tempat ini yang sebelumnya gedung lama MAN 1 Bitung terkena infrastuktur pembangunan jalan tol, dan kami baru menempati gedung baru ini pada awal tahun 2020". Terang kamad. 

“Terimakasih kepada tim Auditor Itjen Kemenag RI dan semua seluruh pegawai, tenaga pendidik MAN 1 Bitung atas kerja kerasnya, semoga dengan hasil Audit Kinerja yang kita peroleh bisa menambah semangat dan memaksimalkan kinerja untuk waktu yang akan datang.” tambah Kepala MAN 1 Bitung. 

“Tentunya segala kekurangan pelaporan, administrasi yang belum lengkap dan sempurna untuk segera dilengkapi dan disempurnakan.” tutup Kamad. 

Kegiatan exit meeting tersebut diakhiri dengan serah terima dokumen hasil Audit itjen kemenag RI, diserahkan langsung oleh Pengendali Teknis Bapak Hi. Harmoko kepada Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Bitung Drs. H. Sudarto Katijo, M.Pd.I didampingi ketua Tim Bapak Ling Muslihin dan anggota Tim masing-masing Halid Thawil, Nurul Ghazy, Rudi Kurniawan.

Hadir dalam pertemuan itu Kepala Seksi Pendis Kemenag Kota Bitung Drs. Kamran Besse, M.Pd, (Mendapingi Tim Itjen), Kepala Tata Usaha Amiruddin, S.Ag, Bendahara Madrasah Haris Inggile, S.Pd, Waka Kesiswaan Zakir T. M. Hubulo, M.Pd, Waka Kurikulum Siti J. Nuna, M.Si, Waka Humas, Femmy Dama, S.Ag, Waka Sapras Arifin Natunggele, dan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Bitung. (HM)

Share:

Tim Monev Dinas Pendidikan Daerah Cabang Minut-Bitung Kunjungi MAN 1 Bitung


Dalam rangka pelaksanaan pembelajaran tatap muka (tamuk) terbatas tahun pelajaran 2021/2022, pihak Dinas Pendidikan Daerah Cabang (Cabdin) Minahasa Utara (Minut) - Bitung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke MAN 1 Bitung pada Rabu, (01/09/2021). 

Kegiatan Monev oleh cabdin Minut-Bitung kali ini adalah untuk memantau kesiapan sekolah dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA dan Pendidikan Luar Sekolah di Kota Bitung. 

Kegiatan monev  di MAN 1 Bitung dilaksanakan oleh 4 (empat) orang utusan dari Cabdin Minut-Bitung yaitu Grace H. R. Sondakh, S.Pd, M.Pd, Inggrid L. Manopo, S.Pd, Nefrike Wowor, S.Pd, dan Rilvanita Uhing. 

Dalam pelaksanaan monev, Tim monitoring melakukan pemantauan terhadap Kondisi Ruang kelas, jumlah siswa, persiapan administrasi PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas) dan Jumlah Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang sudah divaksin serta penangan covid-19. Selain itu Tim Monev juga melakukan diskusi bersama Kepala Madrasah, terkait dengan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas serta membahas kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran tamuk tersebut. 

Kepala MAN 1 Bitung Drs. H. Sudarto Katijo, M.Pd.I menyampaikan kesiapan MAN 1 Bitung dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, Selain merancang SOP pembelajaran tamuk terbatas, dan juga memperhatikan ketersediaan sarana dalam rangka pencegahan covid-19 seperti tempat cuci tangan air mengalir, alat pengukur suhu tubuh (termogun), Hand Sanitizer, dan penggunaan masker di area Madrasah. Selain itu Madrasah mensosialisasikan himbaun penanganan covid-19 melalui spanduk yang dipasang di depan gerbang masuk dan bagian dalam Madrasah. (HM)

Share:

6 orang siswa MAN 1 Bitung raih peringkat 1, 2, dan 3 dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Tingkat Kota Bitung.

 


Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag kembali mengadakan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 yang digelar secara daring (dalam jaringan) secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota sampai tingkat nasional. 

Dari 6 mata pelajaran terintegrasi yang dilombakan pada Kompetensi Sains Madrasah Online (KSMO) tahun 2021 Tingkat Kota Bitung tersebut 6 siswa dari MAN 1 Bitung mempeeoleh  peringkat yang dipersyaratkan untuk mengikuti lomba KSMO tingkat propinsi. Adapun nama-nama siswa MAN 1 Bitung tersebut adalah:

1. Nurul Latifa Abdul Latif : Juara 1 Kimia Terintegrasi

2. Adinda Nania Hulalata : Juara 1 Biologi Terintergrasi

3. Natasya Daud : Juara 1 Fisika Terintergrasi

4. Achmad Rijal Sirajudin : Juara II Ekonomi Terintegrasi

5. Aimar Aditya Pratama : Juara II Geografi Terintegrasi

6. Anggraini Natunggele : Juara III Matematika Terintegrasi 

Koordinator KSM 2021 dari MAN 1 Bitung sekaligus pengampuh mata pelajaran Fisika Sugondo Pratikto S.Pd menyampaikan insyaAllah 6 (enam) peserta dari MAN 1 Bitung melanjutkan KSM tingkat Provinsi, dengan begitu tentu ini menjadi salah satu kebanggaan kita semua dan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kemampuan peserta dalam memperoleh ranking terbaik. 

Senada dengan itu pula Kepala MAN 1 Bitung Drs. H. Sudarto Katijo, M.Pd.I  bahwa kita patut bersyukur dan terus bersemangat dalam membimbing siswa-siswi yang mengikuti KSMO tahun 2021. Insya Allah masih ada lagi tahap berikutnya yakni Tingkat Propinsi dan insya Allah dari mereka ber 6 ini bisa berlomba sampai Tingkat Nasional nanti

Dketahui Jadwal pelaksanaan KSM 2021 tingkat provinsi kemungkinan akan dilaksanakan pada tanggal 18-20 September 2021. (HM) 



Share:

Adrian dan Ghafar Terpilih sebagai Paskibraka 17 Agustus 2021 dari MAN 1 Bitung

 



Adriansyah Putra Ismail dan Abdul Ghafar Ajis kelas XII IPA dipastikan terpilih untuk mewakili MAN 1 Bitung sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT RI ke-76 Pemerintah Kota Bitung pada tanggal 17 Agustus 2021 nanti. Adri dan Ghafar berhasil terpilih sebagai Paskibraka Tingkat Kota Bitung setelah mengikuti seleksi pada tahun 2020 lalu namun karena saat masa pandamik Covic-19 sehingga pelaksanaan Paskibraka pada tahun 2020 tidak dilaksanakan secara besar-besaran dan nanti pada tahun 2021 akan dilaksanakan itupun masih tetap mengikuti Prokes Covic-19. Untuk persiapan pelatihan, Adri dan Ghafar tepatnya hari Jum'at, 06 Agustus 2021 jam 13.00 Wita Waka Kesiswaan Zakir Hubulo, S.Sos, M.Pd mewakili kepala MAN 1 Bitung bertempat di BPU Ruang Sarundayang,  telah menyerahkan kepada Walikota Bitung, Bapak Ir. Maurits Mantiri, MM untuk dilatih oleh Pelatih Paskibraka Pemkot Bitung yang diketuai oleh Wartawan Senior Bapak Axel Galatang.
Selaku Waka Kesiswaan saya sangat bangga dan berharap kalian berdua dapat mengemban tugas sebaik mungkin sebagai anggota Paskibraka untuk mengharumkan nama MAN 1 Bitung. Lakukan yang terbaik, jangan lupa terus berlatih dan menjaga kesehatan selama pelatihan. Terus semangat belajar, inovatif, kreatif  produktif dan turut andil dalam pembangunan negara dan daerah Kota Bitung. Insya Allah pada saat pengukuhan nanti yang biasanya dilaksanakan pada setiap tanggal 15 atau 16 Agustus setiap tahun nanti bapak akan hadir bersama kalian dan saat itu kalian sudah memakai Jas Putih sebagai pakaian kebesaran Paskibraka. (ZH) 

Share:

3 Alumni MAN 1 Bitung Lulus Seleksi Calon Bintara Polda Sulut


Sebanyak 1.057 calon siswa Bintara Polri yang mengikuti ujian akademik Seleksi Bintara Polri TA 2021 yang di gelar di Polda Sulawesi Utara yang di mulai pada tanggal 31 Mei 2021 hari ini, kamis 22 Juli 2021 telah disampaikan hasil dari seleksinya. 
Tak heran jika semenjak sore tadi beranda media sosial khususnya facebook dibanjiri dengan ucapan syukur dari orang tua, tetangga dan kerabat atas keberhasilan anak, saudara-nya yang telah berhasil lulus dalam seleksi terebut.
Demikian juga para pendidik dan tenaga pendidikan yang ada di MAN 1 Bitung, rasa kesyukuran juga terucapkan karena Alhamdulillah.... untuk seleksi calon siswa Bintara Polri tahun TA. 2021 ini Siswa Alumni MAN 1 Bitung 3 orang dinyatakan lulus seleksi yaitu: Irvandi Bulota ( dari Jurusan IPA), Muh Syaputra Bito ( dari Jurusan IPA) dan Eka Putra Palakua ( dari jurusan Ilmu Keagamaan). Mereka bertiga tentunya akan mengikuti teman-temanya yang telah lulus seleksi baik di Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Kepolisian dan saat ini sudah mulai bertugas.
Ini suatu kebanggaan bagi orang tua/wali yang telah mempercayakan anaknya untuk menempuh pendidikan di MAN 1 Bitung khususnya dan madrasah-madrasah lain pada umumnya. 
Dengan mulai diakomodirnya calon-calon siswa Bintara Polri lulusan dari madrasah-madrasah merupakan janji  Bapak Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo pada saat mengikuti Fit and Proper Test dihadapan Komisi III DPR. Pada saat beliau mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sempat menyampaikan bahwa ke depan untuk penerimaan calon-calon Bintara Polri akan diberi kesempatan yang sebesar-besarnya para lulusan dari madrasah-madrasah. ( ZH)

Share:

Makna Hari Tasyrik

Seperti diketahui, setiap perayaan Idul Adha, tentu Anda mengenal istilah hari tasyrik. Hari tasyrik biasanya jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah. Ini merupakan tiga hari penting dalam agama Islam yang dirayakan setelah Hari Raya Idul Adha.

Biasanya, terdapat beberapa ritual yang menjadi kebudayaan umat muslim dalam merayakan hari tasyrik ini. Ritual ini tidak lain adalah penyembelihan hewan kurban yang dilakukan setelah Hari Raya Idul Adha. Di mana sebelumnya, bagi orang-orang yang mampu secara finansial menyumbangkan hewan kurban yang akan disembelih dan dibagikan bagi masyarakat yang berhak.

Seperti anjuran ibadah lainnya, perayaan hari tasyrik dan budaya yang dilakukan oleh umat muslim tentu mempunyai makna tersendiri. Dengan begitu, bagi setiap umat muslim perlu mengetahui apa saja makna hari tasyrik Idul Adha yang dilakukan setiap tahunnya. Makna ibadah ini pun memberikan hikmah keutamaan yang bisa dijadikan pelajaran hidup bagi masyarakat.

Makna hari tasyrik ini dapat berupa makna menikmati hidangan dan perasaan syukur, makna dari budaya penyembelihan hewan kurban, dan anjuran ibadah dzikir dan doa yang dilakukan setelah perayaan Idul Adha. Dengan mengetahui beberapa makna tersebut, Anda niat dan semangat untuk melakukan berbagai amalan kebaikan pada hari tasyrik.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami merangkum beberapa makna apa itu hari tasyrik Idul adha dan berbagai hikmah keutamaannya yang perlu Anda ketahui.

Makna hari tasyrik Idul Adha yang pertama yaitu bahwa hari raya tasyrik bertepatan dengan ritual pelemparan jumroh di Mina yang dilakukan oleh jemaah haji. Ini merupakan salah satu rukun wajib yang harus dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.

Biasanya, pada perayaan hari tasyrik, umat muslim yang mampu secara finansial dianjurkan untuk berkurban dan berbagi terhadap sesama. Hari tasyrik biasanya juga dirayakan dengan menyantap hidangan makanan, sehingga tidak heran jika umat muslim dilarang berpuasa pada hari ini.

 

Menikmati Hidangan dan Bersyukur

Makna hari tasyrik Idul Adha berikutnya yaitu menikmati hidangan dan bersyukur. Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa pada hari tasyrik Idul Adha biasanya umat muslim dianjurkan menyantap hidangan makanan. Sehingga ibadah puasa, baik qadha maupun sunah yang dilakukan pada hari tasyrik haram untuk dilakukan, atau dengan kata lain dilarang.

Anjuran ini tidak lain memberikan pelajaran bagi umat muslim untuk bersyukur atas makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi. Dengan meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah, tentu dapat memperkuat keimanan.

 

Menyembelih Hewan Kurban

Makna hari tasyrik Idul Adha selanjutnya didapat dari budaya penyembelihan hewan kurban. Seperti diketahui, pada perayaan Idul Adha, umat muslim yang mampu secara finansial dapat menyumbangkan hewan kurban yang akan disembelih dan dibagikan pada masyarakat di sekitar.

Dalam hal ini, dianjurkan untuk memilih hewan dengan kualitas baik, yaitu hewan yang sehat, gemuk, tidak digunakan untuk membajak sawah, tidak cacat, dan sejumlah kekurangan lainnya.

Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan kualitas daging yang baik dan bernutrisi tinggi. Daging hasil hewan kurban pun dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat dan disantap bersama keluarga dengan penuh rasa syukur. 

Berzikir dan Berdoa

Makna hari tasyrik Idul Adha selanjutnya terdapat pada anjuran dzikir dan doa. Dalam hal ini, menjelang perayaan dan setelah perayaan Idul Adha, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak bacaan dzikir dan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.

Ini merupakan salah satu amalan baik yang dapat memberikan manfaat kebaikan di hari yang penuh berkah. Selain itu, setiap bacaan dzikir yang diucapkan untuk memuji nama Allah membantu mempererat hubungan setiap umat dengan Sang Pencipta.

Bukan hanya itu, umat muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan doa untuk memohon berkah dan rahmat kebaikan dari-Nya.

 

Larangan Puasa pada Hari Tasyrik

Setelah mengetahui beberapa makna hari tasyrik Idul Adha, berikutnya perlu dipahami bahwa pada perayaan hari taysrik umat muslim dilarang untuk melaksanakan puasa. Larangan puasa ini berlaku untuk puasa qadha atau puasa pengganti, serta puasa sunah.

Larangan puasa ini tidak lain karena anjuran bagi umat muslim untuk menikmati hidangan saat perayaan Idul Adha. Berikut adalah aturan larangan puasa yang perlu diketahui :

·         Puasa pada hari raya Idul Adha, yaitu puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah kalender Islam.

·         Puasa pada hari tasyrik, yaitu puasa yang dilakukan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah kalender Islam.

Dengan begitu, setiap umat muslim perlu memperhatikan beberapa larangan puasa pada perayaan Idul Adha dan setelahnya. Anda bisa melakukan ibadah puasa qadha maupun sunah di hari lain selain tanggal-tanggal tersebut.

Dengan mengikuti anjuran yang ada, Anda bisa meningkatkan pahala dan keimanan dengan beberapa amalan yang bisa dilakukan pada perayaan Idul Adha dan hari tasyrik.  ( Sumber : https://www.merdeka.com/jateng/apa-itu-hari-tasyrik-iduladha-ketahui-makna-dan-keutamaannya-kln.html)

 



Share:

6 Ekor Sapi Hewan Qurban Pendidik dan Peserta Didik MAN 1 Bitung


Pemerintah menetapkan hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M atau yang lebih di kenal dengan Hari Raya Qurban jatuh pada hari Selasa 20 Juli 2021.

Tahun ini merupakan untuk kedua kalinya ibadah qurban dilaksanakan pada masa pandemi covic-19.

Untuk menghindari terjadinya kerumunan di lokasi pelaksanaan qurban, Kementerian Agama RI telah menetapkan bahwa penyembelihan hewan qurban dilaksanakan dalam waktu tiga hari yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah. Hal itu tertuang dalam  Surat Edaran ( SE ) Menteri Agama No. 17 Tahun 2021.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka untuk Madrasah Aliyah Negeri 1 Bitung penyelenggaraan pemotongan hewan qurban untuk tahun 2021 dilaksanakan seperti pada tahun lalu 2020 yaitu dilaksanakan di halaman madrasah pada hari Rabu, 21 Juli 2021 jam 07.00 wita s/d selesai. Adapun para pemotong hewan qurban yaitu kepala MAN 1 Bitung Drs. H Sudarto Katijo, M.Pd. I, Ustaz Abdurrahman Kyai Demak, S.Pd.I, M.Pd dan Bapak La Ode Pade, S.Pd, M.Pd, masing-masing mengambil bagian 2 ekor untuk disembelih. 

Untuk tahun ini Pendidik, Tenaga Pendidik dan Peserta didik MAN 1 Bitung, alhamdulillah dapat menyembelih hewan qurban sebayak 6 ekor terdiri dari 2 ekor dari Pendidik ASN, 1 ekor Pendidik Non ASN dan 3 ekor dari Peserta Didik. Adapun pembagian daging qurban tersebut selain dibagikan kepada  Pendidik, Tenaga Pendidik dan Peserta didik juga dibagikan kepada masyarakat sekitar madrasah, pejabat kelurahan, kecamatan dan tokoh masyarakat pemerhati pendidikan yang ada di kota Bitung.




Dalam sambutan pada pemotongan hewan qurban tersebut kepala madrasah Drs. H Sudarto Katijo, M.Pd memberikan wejangan kepada para panitia dan seluruh yang hadir bahwa kisah Nabi Ibrahim dan Ismail-lah yang menjadi dasar atau alasan kewajiban kita untuk berqurban hingga hari ini. Melalui kewajiban ibadah kurban, ummat Islam diperintahkan untuk bersedekah, saling tolong menolong, memberi dan mengasihi sesama. Dengan begitu kehidupan manusia dapat berjalan dengan damai, rukun dan sejahtera. Dan untuk MAN 1 Bitung saya mengharapkan kegiatan yang yang mulia ini akanterus dilaksanakan setiap tahunnya, tutup beliau. ( ZH) 

Share:

Ikuti Diklat Nasional setiap minggu

SELAMAT DATANG DI BLOG MAN 1 BITUNG

Pengunjung

Flag Counter